KHAZZANAH TOURS TRAVEL: UMROH DAN HAJI PLUS INDONESIA



Head Office: Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai No.6,
Pondok Kopi, Jakarta Timur
Hotline: 081280374560 (Call/SMS/WA)
slider khazzanah tour

slider 1 khazzanah tours

slider 2 khazzanah tours

slider 3 khazzanah tours

slider 4 khazzanah tours

Biaya Umroh Desember 2015 & Umroh 2016

slide body khazzanah tours BIAYA DAN PAKET UMROH AKHIR TAHUN/BULAN DESEMBER 2015 & MUSIM UMROH TAHUN 2016. BIAYA PAKET UMROH MULAI DARI $ 1550.

Minggu, 20 Maret 2016

Masa Tunggu Haji Reguler Banten 18 Tahun

Daftar tunggu ibadah haji di Banten sekitar 18 tahun sehingga bagi masyarakat yang mendaftar haji 2016 kemungkinan bisa berangkat ke Tanah Suci pada 2034.
masa-tunggu-haji-reguler-banten
Masjid Agung Banten
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Provinsi Banten H Lukmanul Hakim di Serang, Jumat mengatakan berdasarkan data pendaftaran haji di Kementerian Agama, calon haji dari Provinsi Banten yang sudah mendapatkan nomor porsi pendaftaran haji hingga mencapai 122.684 orang, sedangkan kuota haji beberapa tahun ini untuk Provinsi Banten masih tetap sebesar 6.788 orang.

"Kuota Banten sebesar 6.788 ini telah diberlakukan sejak tahun 2013. Seharusnya kuota normal haji Banten itu sebesar 8.541 orang. Namun sejak tahun 2013 ada perluasan di Masjidil Haram sehingga terjadi pengurangan kuota," kata Lukman Hakim didampingi Kasi Pendaftaran dan Dokumen Haji pada Bidang Perjalan Haji dan Umroh (PHU) Kanwil Kemenag Banten H Seiko.

Menurut Lukman, tingginya daftar tunggu haji di Banten ini karena animo masyarakat Banten untuk berangkat haji cukup tinggi.

"Mudah-mudahan kuotanya ditambah sehingga 'waiting list'-nya tidak terlalu lama," kata Lukman.

Pihaknya juga masih menunggu pembahasan pemerintah pusat dan DPR mengenai biaya perjalanan haji untuk Tahun 2016, sedangkan ongkos haji tahun 2015 terjadi penurunan dibandingkan tahun 2014 yakni sekitar Rp33 juta atau 2.626 dolar Amerika Serikat (AS) pada 2015 dan tahun 2014 sebesar Rp35 juta atau 3.211 dolar AS.

Lukman mengatakan untuk calon haji lanjut usia (lansia) tetap akan tetap menjadi prioritas untuk diberangkatkan.

Seiko mengatakan untuk proses pendaftaran haji tahun 2016 ada perubahan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) No 29 2015 pengganti PMA No 14 tahun 2012

Seiko mengatakan, untuk penyelenggaraan haji reguler diatur mekanisme pendaftaran calon jemaah cukup satu kali, yakni jemaah datang ke bank untuk melakukan pendaftaran dan pembayaran haji.

Selanjutnya, calon jemaah haji mendatangi kantor Kemenag setempat untuk mendapatkan nomor porsi yang dikeluarkan oleh kantor Kemenag kabupaten/kota.

Sebelumnya mekanisme pengeluaran nomor porsi dilakukan oleh pihak bank. Selain itu dalam peraturan baru tersebut juga diatur, bagi jemaah haji yang sudah pernah berangkat haji dapat melakukan pendaftaran haji, 10 tahun kemudian dari pemberangkatan haji yang terakhir.

"Dalam peraturan yang baru ini juga batas usia pendaftar haji dibatasi yakni usia pendaftar minimal 12 tahun," katanya. (SUMBER)

Sabtu, 05 Maret 2016

Rancangan Perluasan Masjid Nabawi

TIDAK hanya area Masjidil Haram –yang di dalamnya terdapat Ka’bah—yang terus mengalami perbaikan dan perluasan, namun Maajid Nabawi di Madinah, juga terus mengalami perubahan.
Seperti yang diketahui bahwa lonjakan jamaah haji dan umroh dari seluruh dunia terus melonjak dari tahun ke tahun. Bahkan untuk warga Indonesia saja, terus meningkat dari tahun ke tahunnya. Tercatat pada tahun 2011 sebanyak 295.500 jamaah, lalu di 2012 melonjak dua kali lipat menjadi 500.000 jamaah, dan menurut data statistik meningkat drastis menjadi 1 Juta Jamaah di tahun 2013. Diperkirakan akan terus meningkat di tahun tahun berikutnya.

Perluasan Masjid Nabawi secaran besar-besaran sudah mulai dilakukan pasca musim haji 2011. Pasca musim haji tahun ini, 50 hotel di markaziyah (radius 650 meter Masjid Nabawi) juga bakal dirobohkan.

“Saya mendapat informasi setelah musim haji ini ada 50 hotel di dalam markaziyah akan dirobohkan,” kata Kepala PPIH Daker Madinah, Nasrullah Jasam, kepada wartawan di Kantor Misi Haji Indonesia Daker Madinah, Jumat (17/10/2014).

Paling tidak, perluasan ini akan menggusur 60 hotel yang kini ada di sisi barat dan timur masjid tersebut. Pembongkaran ini adalah bagian dari proyek raksasa perluasan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang akan dilakukan hingga 2020.
Perhatikan Kubah Hijau (letak Makam Nabi) masih tetap ada
Posisi Makam Rasulullah

Perhatikan posisi makam Rasulullah dalam market (gambar), yang tidak dipindah sama sekali.

Pemerintah kerajaan hanya punya dua pilihan; memperluas ke arah utara atau selatan dengan sedikit kearah timur dan barat tanpa menyentuh makam Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sama sekali.

Untuk perluasan yang mencapai 4 kali lipat dari perluasan sebelumnya itu pemerintah Kerajaan telah menyiapkan 4 miliar reyal Saudi, demikian dikutip Alriyadh.com dan surat kabar Al Madinah.

Sebelumnya, Direktorat Pendidikan Arab Saudi melalui suratnya kepada Gubernur Madinah, Pangeran Faisal bin Salman sudah pernah menyampaikan ke publik, proyek perluasan Masjid Nabawi yang akan dilangsungkangkan tak akan mengganggu situs-situs bersejarah di sekitarnya.

Menanggapi masukan itu, Pangeran Faisal langsung menginstruksikan agar situs-situs bersejarah di sekitar Masjid Nabawi tidak lenyap oleh proyek renovasi. Bahkan untuk hal ini, Pangeran membentuk komite konstitusi untuk mengidentifikasi situs sejarah di sekitaran Masjid Nabawi.

Komite yang dipimpin sekretaris jenderal Madinah, Khalid Abdul Qadir Taher tersebut beranggotakan beberapa wakil dari provinsi Gubernuran Monawarah Development Authority Madinah (MMDA), yaitu Komisi Saudi untuk Pariwisata dan Purbakala (SCTA), Departemen Urusan Islam, Departemen Pendidikan, dan Departemen Keuangan .

Komite ini diharapkan bisa meneliti situs-situs bersejarah di sekitar Masjid Nabawi dan merampungkan laporan mereka sebulan ke depan. Hasilnya akan ada rekomendasi untuk melestarikan situs-situs bersejarah dan tetap terpelihara selama proses renovasi dan perluasan Masjid Nabawi. “Tujuannya untuk mempertahankan identitas Madinah,” jelas Pangeran Faishal seperti dilansir dari Arabnews.com, Senin (28/10/2013) lalu.

Direktorat Pendidikan Madinah sebagai pengusul ide pemeliharaan situs pernah mengatakan sangat penting untuk melestarikan bangunan bersejarah. Saat ini, di Madinah sudah berdiri beberapa sekolah yang fokus mendalami situs-situs bersejarah Nabi dan arkeologi. Beberapa sekolah itu di antaranya seperti Sekolah Menengah Dar Al-Qalam di Teibah serta dua bangunan pusat arkeologi yang dibangun tahun 2011 lalu.

Salah satu dari program Direktorat Pendidikan Madinah juga bertugas untuk melestarikan situs-situs bersejarah tersebut. Secara tertulis, Direktorat Pendidikan sudah melayangkan surat kepada Departemen Keuangan untuk membebaskan situs-situs tersebut dari pengambilalihan. Situs yang dianggap tempat dan benda arkeologi itu mencakup masjid-masjid, gedung-gedung, pegunungan, lembah dan sumur.

Tentu berita ini bertolak belakang dengan isu dan fitnah terhadap pemerintahan Saudi selama ini yang diberitakan koran-koran Inggris dan media-media milik Syiah, bahwa makam Rasulullah Muhammad akan digusur.

Sebagaimana firman Allah; “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS: Al Hujuraat:6)

Semoga kita dimudahkan Allah bersama keluarga dan orang-orang tercinta untuk bisa sujud dan meletakkan kening kita di lantai Masjid Nabawi. Sebagaimana kemuliaan dan keistimewaan shalat di Masjid Nabawi yang tidaklah seperti shalat di masjid lain.
Dari Abu Hurairah bahwa Nabi –shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda: “Satu kali shalat di masjidku ini lebih baik dari 1000 shalat di masjid lain, kecuali Masjidil Haram. ” (HR. al-Bukhari no.1190 dan Muslim no. 505). (SUMBER)